Kamis, 05 Januari 2017

Fungsi Menu dan Ikon Pada Progaman Microsoft Exel 2007


Berikut adalah penjelasan Fungsi Menu dan Ikon Pada Program Microsoft Excel 2007

•    Menu Bar 
Berisi sederetan menu yang dapat digunakan, dimana setiap menu mempunyai sub menu masing-masing sesuai dengan fungsi dari menu induknya. Misalnya Edit, akan mempunyai sub menu yang berhubungan dengan edit data, begitu juga dengan menu yang lainnya. Standarnya menu bar terdiri dari : Home – Insert – Page Layout – Formulas – Data - Review – View.

1.    Home




  • Clipboard
  • Paste : Menempelkan hasil perintah cut/copy yang ada di clipboard 
  • Cut : Memindahkan bagian yang ditandai ke clipboard 
  • Copy : Menyalin ke clipboard 
  • Format Painter : Melakukan copy format
  • Font
  • Font Selection : Mengganti jenis huruf
  • Font Size : Mengatur ukuran huruf
  • Increase/Decrease Font : Menaikkan dan menurunkan ukuran font satu tingkat
  • Bold, Italic, Underline 
    • Bold : Menebalkan teks
    • Italic : Memiringkan teks
    • Underline : Menggaris bawahi teks
  • Border : Membuat garis bingkai sel
  • Fill : Mewarnai sel
  • Color : Mewarnai huruf
  • Alignment
  • Vertical Alignment : Mengatur posisi teks secara vertikal pada sel. Atas, tengan, dan bawah
  • Perataan teks : Mengatur perataan teks, kiri, tengah, dan kanan
  • Indent : Menambah dan mengurangi inden teks
  • Teks Orientation : Mengubah kemiringan teks
  • Merge Cell : Menggabungkan sel
  • Page Break : Mengatur pemisah halaman
  • Number
  • Format Cell : Pengaturan jenis penulisan angka
  • Currency : Format angka untuk mata uang
  • Persen : Format angka persen
  • Comma : Mengubah nilai koma ribuan
  • Increase/Decrease Decimal : Menambah dan mengurangi nilai desimal
  • Style
  • Conditional Formatting : Melakukan format terkondisi
  • Format as Table : Membuat format tabel cepat
  • Cell Styles : Membuat format sel secara cepat
  • Cells
  • Insert : Memasukkan sel baru
  • Delete : Menghapus sel
  • Format : Melakukan format sel
  • Editing
  • Sum : Melakukan penghitungan
  • Fill : Membuat pola angka secara kontinu
  • Clear : Menghapus semuanya dari sel, nilai, hingga format
  • Sort & Filter : Mengatur data agar mudah dianalisis
  • Find & Select : Mencari dan menyeleksi teks dalam lembar kerja

2.     Insert




  • Tables
  • Pivot Table : Memasukkan tabel pivot
  • Table : Memasukkan tabe
  • Ilustrations
  • Picture : Menambahkan gambar pada worksheet
  • Clip Art : Menambahkan gambar clipart pada worksheet
  • Shapes : Menambahkan gambar bentuk tertentu
  • Smart Art : Memasukkan objek smartart
  • Chart
  • Coloumn : Memasukkan grafik kolom 
  • Line : Memasukkan grafik garis
  • Pie : Memasukkan grafik pie
  • Bar : Memasukkan grafik batang
  • Scatter : Memasukkan grafik distribus
  • Other Chart : Memasukkan grafik lainnya
  • Link
  • Hyperlink : Memasukkan hyperlink pada worksheet
  • Text
  • Textbox : Memasukkan kotak teks
  • Header & Footer : Memasukkan header dan footer
  • WordArt : Memasukkan teks dekoratif
  • Signature Line : Memasukkan garis tanda tangan
  • Object : Memasukkan objek
  • Symbol : Memasukkan simbol

3.    Page Layout




  • Themes
  • Theme : Mengubah tema tampilan excel
  • Color : Mengubah warna tema
  • Font : Mengubah jenis font tema
  • Effect : Mengubah efek tema
  • Page Setup
  • Margin : Mengubah margin halaman
  • Orientation : Mengubah orientasi halaman
  • Size : Mengubah ukuran kertas
  • Print Area : Menentukan area tertentu untuk proses cetak
  • Breaks : Menentukan pemisah halaman
  • Background : Menentukan gambar untuk latar
  • Print Title : Menentukan baris atau kolom yang dicetak pada setiap halaman 
  • Scale to Fit
  • Width : Menentukan lebar hasil cetak agar sesuai banyaknya kertas
  • Height : Menentukan tinggi hasil cetak agar sesuai banyaknya kertas
  • Scale : Memperbesar atau memperkecil hasil cetak sesuai persentase Ukuran
  • Sheet Option
  • Gridlines : Mengatur tampilan garis grid di layar dan di hasil cetakan
  • Heading : Mengatur tampilan header di layar dan di hasil cetakan 
  • Arrange
  • Bring to Front : Objek ke depan
  • Send to Back : Objek ke belakang
  • Selection Pane : Memperlihatkan panel seleksi objek
  • Align : Meluruskan objek
  • Group : Mengelompokkan objek
  • Rotate : Melakukan rotasi objek

4.    Formulas



  • Function Library
  • Insert Function : Memasukkan fungsi formula
  • Autosum : Melakukan penghitungan cepat
  • Recently Used : Memasukkan fungsi yang pernah digunakan
  • Financial : Memasukkan fungsi keuangan
  • Logical : Memasukkan fungsi logik
  • Text : Memasukkan fungsi teks
  • Date & Time : Memasukkan fungsi waktu
  • Lookup & Reference : Memasukkan fungsi lookup dan referensi
  • More Function : Memasukkan fungsi lainnya
  • Defined Name
  • Name Manager : Membuat, mengubah, dan mencari nama yang digunakan dalam workbook
  • Define Name : Memberikan nama bagi sel
  • Use in Formula : Memilih nama yang digunakan pada workbook dan menggunakannya pada formula
  • Create From Selection : Membuat nama sel secara otomatis
  • Formula Auditing
  • Trace Precedent : Memperlihatkan panah pada sel lain yang memengaruhi nilaisel ini
  • Trace Dependent : Memperlihatkan panah pada sel lain yang dipengaruhi nilaisel ini
  • Remove Arrows : Menghilangkan panas yang dibuat oleh tracer
  • Show Formulas : Memperlihatkan formula setiap sel
  • Error Checking : Memeriksa formula yang salah
  • Evaluate Formula : Memperlihatkan kotak dialog evaluasi formula
  • Watch Window : Mengawasi nilai beberapa sel saat dilakukan perubahan pada lembar kerja
  • Calculation
  • Calculation : Menentukan kapan kalkulasi dilakukan
  • Calculate Now : Melakukan kalkuasi semua workbook sekarang
  • Calculate Sheet : Melakukan kalkulasi sheet sekarang

5.    Data




  • Get External Data
  • From Access : Memasukkan data dari MS Access
  • From Web : Memasukkan data dari web
  • From Text : Memasukkan data dari teks
  • From Other Sources : Memasukkan data dari sumber lain
  • Existing Connection : Memasukkan data dari sumber yang pernah digunakan
  • Connections
  • Refresh All : Menyegarkan kembali data yang diambil dari sumber
  • Connection : Memperlihatkan semua koneksi data pada workbook
  • Properties : Melakukan spesifikasi koneksi data pada workbook
  • Edit Link : Mengatur koneksi data dari file lain
  • Sort & Filter
  • Sort A to Z : Mengurutkan data dari yang terkecil ke terbesar
  • Sort Z to A : Mengurutkan data dari yang terbesar ke terkecil
  • Sort : Memunculkan kotak dialog pengurutan
  •  Filter : Melakukan penyaringan terhadap sel
  • Clear : Menghapus penyaringan pada sel
  • Reapply : Melakukan kembali penyaringan
  • Advanced : Melakukan penyaringan spesifik
  • Data Tools
  • Text to Coloumn : Memisahkan isi sel menjadi beberapa kolom
  • Remove Duplicates : Menghilangkan baris terduplikasi
  • Data Validation : Mencegah data yang tidak valid masuk ke sel
  • Consolidation : Menyatukan nilai beberapa range ke dalam satu range
  • What-If Analysis : Mencoba beberapa nilai pada formula
  • Outline
  • Group : Mengelompokkan baris sel sehingga mereka dapat memendekdan memanjang
  • Ungroup : Memisahkan sel yang mengelompok
  • Subtotal : Menghitung total beberapa baris data yang berhubungan

6.    Review




  • Proofing
  • Spelling : Memeriksa ejaan teks
  • Research : Membuka panel penelitian referensi
  • Thesaurus : Saran kata yang sepadan
  • Translate : Menerjemahkan kata ke bahasa lain
  • Comments
  • Comment : Memasukkan komentar baru
  • Delete : Menghapus komentar
  • Previous : Memperlihatkan komentar sebelumnya
  • Next : Memperlihatkan komentar selanjutnya
  • Show/Hide Comment : Memperlihatkan atau menyembunyikan komentar
  • Show All Comments : Perlihatkan semua komentar
  • Show Ink : Memperlihatkan keterangan tinta pada lembar kerja
•    Changes
  • Protect Sheet : Melindungi lembar kerja
  • Protect Workbook : Melindungi buku kerja
  • Share Workbook : Berbagi buku kerja
  • Protect and Share Workbook : Melindungi dan berbagi buku kerja
  • Allow Users to Edit Ranges : Memperbolehkan pengguna mengubah data
  • Track Changes : Menelusuri perubahan yang terjadi pada dokumen

7.    View




  • Workbook Views
  • Normal : Melihat dokumen secara normal
  • Page Layout : Melihat dokumen sesuai hasil cetak
  • Page Break Preview : Melihat tampilan dokumen beserta pemotongan setiaphalaman
  • Custom Views : Menyimpan seting tampilan dan hasil cetak
  • Full Screen : Melihat dokumen dalam mode layar penuh
  • Show/Hide
  • Ruler, Gridlines, Message Bar, Formula Bar, Heading : Memperlihatkan penggaris, garis kisi, batang pesan,batang formula, dan heading
  • Zoom
  • Zoom : Memperbesar tampilan100% : Besar tampilan 100%
  • Zoom to Selection : Memperbesar tampilan sesuai bidang seleksi
  • Window
  • New Window : Membuka jendela baru yang memperlihatkan dokumen Tersebut
  • Arrange All : Mengatur semua jendela program sejajar berdampingan
  • Freeze Pane : Membuat sebagian lembar kerja terlihat dan lainnyaMenggulung
  • Split : Membagi jendela menjadi beberapa penel yang memperlihatkanlembar kerja Anda
  • Hide : Menyembunyikan jendela terseleksi
  • Unhide : Memunculkan jendela tersembunyi
  • View Side by Side : Memperlihatkan jendela berdampingan
  • Synchronous Scrolling : Membuat dua jendela menggulung bersamaan
  • Reset Window Position : Menset ulang posisi jendela berdampingan
  • Save Wokspace : Menyimpan pengaturan tampilan jendela sehingga dapat dibuka kembali dengan tampilan yang sama
  • Switch Windows : Berganti jendela yang aktif
  • Macros
  • View Macros : Memperlihatkan macro dokumen



Jumat, 18 November 2016

Perakitan Komputer


  • ALAT DAN BAHAN :
  • Motherboard berikut cd drivernya
  • Memory (Ram)
  • Processor
  • Card Adapter 
  • Power Supply
  • Heatsink
  • Kipas kecil
  • Casing
  • Kabel Motherboard
  • Harddisk 
  • Cd Room / DVD Room
  • Obeng, tang, sekrup, baut, jumper dsb
  • 1. Menentuan Konfigurasi Komputer
  • Penentuan jenis komponen komputer seperti Processor, Motherboard akan saling berkaitan dengan konfigurasi komputer dan yang perlu diperhatikan adalah faktor kesesuaian dari komponen-komponen terhadap motherboard, sebab setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, memori, port dan I/O bus yang berbeda.
  •  
  • 2. Buku Panduan Komputer
  • Buku panduan diperlukan utuk mengatahui posisi dari elemen koneksi seperti konektor, port, slot dan elemen konfigurasi seperti jumper dan switch serta cara menjumper dan switch yang sesuai. CD Driver yang akan digunakan untuk install system operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer apabila nantinya komputer telah selesai dirakit.
  •  
  • Langkah-langkah merakit komputer / PC:
  • 1. Siapkan Motherboard
  • Terlebih dahulu lihat pada buku panduan untuk mengetahui speed multiplier, posisi jumper untuk pengaturan CPU speed dan tegangan masukan ke motherboard. Atur settingan jumpersesuai petunjuk karena apabila salah untuk setting jumper tegangan dapat mengakibatkan kerusakan pada Processor.
  • 2. Memasang Processor
  • Sebelum motherboard diletakkan di casing, sebaiknya pasang dulu Processor. Ada 2 macam cara pemasangan processor yaitu pemasangan processor dengan jenis socket dan slot.
  •  
  • Cara memasang processor jenis socket
  • Buka keatas tuas pengunci socket dan masukkan processor ke dalamnya, perhatikan juga cara memasukkan processor (posisi kaki prosessor harus pas dengan lubang socket).
  • Setelah terpasang lalu tutup / kunci dengan tuas pengunci.
  • Cara memasang processor jenis slot
  • Terlebih dahulu memasang penyangga pada dua ujung slot yang ada di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang pada motherboard
  • Lalu masukkan pasak dan penguncinya pada lubang pasak
  • Setelah itu mulailah memasukkan card processor ditengah-tengah diantara kedua penahan, lalu tekan sampai masuk ke lubang slot.
  • 3. Memasang Heatsink
  • Heatsink ini berfungsi untuk mengurangi panas pada processor. Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
  • 4. Memasang Modul Memori
  • Cara memasang modul memori jenis SIMM
  • - Sesuaikan posisi lekukan pada modul memori dengan tonjolan pada slot.
  • - Lalu mulailah masukkan modul memori pada slot memori
  • - Tekan modul memori pada slot sampai tuas pengunci slot mengunci dengan sendirinya
  • Cara memasang modul memori jenis DIMM dan RIMM
  • Pememasangan jenisl DIMM dan RIMM yaitu sama saja dan usahakan jangan sampai terbalik, perbedaan jenis DIMM dan RIMM hanya pada posisi lekukannya
  • - Sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot
  • - Lalu masukkan modul ke slot
  • - Tekan modul maka kait pengunci secara otomatis mengunci dengan sendirinya
  • 5. Memasang Motherboard pada Casing
  • Gunakan sekerup dan dudukan untuk memasang motherboard pada casing.
  • Lalu lihat posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam dan mulailah memasang dudukan logam/plastik pada tray casing yang sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan pada motherboard.
  • Letakkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang lalu setiap dudukan logam dipasang sekerup.
  • Lalu pasanglah tray casingnya yang sudah ada motherboard.
  • 6. Memasang Power Supply
  • Letakkan power supply di bagian belakang casing dan gunakan sekerup untuk pengunci.
  • Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
  • 7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  • Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  • Pada motherboard non ATX, silahkan pasang kabel port serial dan kabel pararel pada konektor
  • Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalu masukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang lagi sekerupnya.
  • Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing (apabila ada).
  • 8. Memasang Drive
  • Terlebih dahulu buka penutup ruang untuk drive pada casing
  • Lalu masukkan drive dari depan, atur dahulu seting jumper (sebagai master/slave) pada drive.
  • Lalu sekerup sebagai penahan drive.
  • Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (pake dahulu konektor primary-nya)
  • Jika kabel IDE terhubung ke dua drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  • Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  • Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
  • 9.Memasang Card Adapter
  • Masukkan card adapter pada slot ekspansi di motherboard sambil ditekan card
  • Kalau sudah, lalu disekrup untuk penahan card ke casing
  • Selajutnya hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
  • Biasanya card adapter yang dipasang adalah modem, sound, network, video card dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.
  • 10. Finishing perakitan komputer
  • Memasang penutup casing
  • Menyambung kabel dari catu daya ke soket dinding.
  • Memasang konektor kabel telepon ke port modem (jika ada).
  • Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau port serial.
  • Memasang konektor monitor ke port video card.
  • Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick.
  • Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
  • 11. Pengujian
  • Silahkan nyalakan monitor dan unit system.
  • Maka secara otomatis program Fost dari Bios mendeteksi hardware yang baru dipasang pada komputer yang baru selesai dirakit. Jika ada kesalahan maka layar monitor blank/kosong dan akan terdengar suara beep dari speaker. Periksa lagi referensi kode Bios untuk mengetahui mengapa terjadi kesalahan sehingga terdengar suara beep.
  • Jika sudah benar silahkan masuk ke program setup BIOS.
  • Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup Bios dan ubah nilai pada boot sequence dan kapasitas hardisk.
  • Selanjutnya simpan settingan yang baru dirubah dan keluar dari setup Bios, lalu komputer akan meload siytem operasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada Bios.
  • Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi system operasi pada drive pencarian.

SEMOGA BERMANFAAT YAH 😆😃😄😄😄